Discotion Pill

02.11 1 Comments

Ketika Apple Tree vakum cukup lama, Dizta, sang vokalis, pada pertengahan 2006 memutuskan mengajak Dex, drummer di kelompok yang sama, mendirikan DISCOTION PILL. Konsep yang dipilih pun berbeda dari band mereka sebelumnya. Terinspirasi dari perjalanannya ke Jepang dan menonton Boom Boom Satellite, Dizta mengajukan konsep padu padan antara Punk Rock dan Electronica yang segera saja diiyakan oleh sejawatnya yang lain, Yudha.

Penamaan band “Discotion Pill” (pil untuk berdisko campur distorsi) yang memang mencerminkan format musikal mereka, juga riang disepakati bersama. Resep yang “aneh” buat skena musik di Bali (bisa jadi merupakan yang pertama di Nusantara) ini akhirnya mendapat sambutan meriah dari publik muda. Peminat Punk Rock relatif mudah dirangkul, sementara para gadis penggemar dansa-dansi juga gampang diakrabi. Tak heran jika kontingen asal Kuta ini amat laris diundang manggung di begitu banyak acara (utamanya di Pulau Dewata). Pamor trio ini makin moncer begitu single mereka yang masuk ke album kompilasi MOSHPIT MAVERICKS, Kecewa, menghiasi klasemen atas radio-radio lokal. Dan beberapa bulan setelah album penuh, AMPHETAMINE, dirilis, sosok legendaris dari Jerman, Peter Heckman, menyediakan dirinya untuk memproduseri Discotion Pill. Right on!

ARTIST DETAILSNama : DISCOTION PILL

Tanggal/Tahun Berdiri : Pertengahan 2006

Genre : Prog-Trance Punk Rock

Personel :
1. Diz (vokal, gitar, teroris elektronik)
2. Dex (Drum)
3. Dha (Bass)

CONTACT DETAILS
Contact Person : DiztaPonsel/Telp : 08174733277
E-mail :pop_poison@yahoo.com

Webspace :
http://www.myspace.com/discotionpill
www.friendster.com/discotionpill

Address : Jl. Kubu Anyar no. 105 x Br. Anyar Kuta - Bali

DISKOGRAFI
1. AmphetamineLabel: Heaven RecordsTahun terbit: Desember 2007
2. Moshpit Mavericks (kompilasi)Single: KecewaLabel: The Blado BeatsmithTahun terbit: 2007

Scared Of Bums

01.40 0 Comments

Dinamika berliku yang mewarnai perjalanan mereka mulai dari pergantian nama band (awalnya bernama Society Threat), pergantian personel (Elel, Dekwan dan Astika sempat berkiprah di grup ini), hingga perluasan genre (dari Melodic Core ke Metal Melodic Core); justru membuat Scared of Bums menjadi makin dewasa dan lebih tahan banting dalam menghadapi liatnya kompetisi musik Indonesia. Pelan tapi pasti, band yang mengambil nama dari salah satu album NOFX ini, sejak berdiri Mei 2003 hingga kini termasuk sukses berbicara di skala musik Bali (pula Nusantara, walau belum signifkan). Undangan tampil buat kuartet yang “tidak ingin hidup seperti gembel yang takut pada realita pahit kehidupan” (perluasan makna dari “Scared of Bums”) tercatat amat laris. Bisa dibilang di tiap acara “besar” (utamanya musik Rock) di Bali nama Scared of Bums pasti termasuk di dalamnya. Terbitnya album debut bertajuk sama dengan nama band, “Scared of Bums”, tambah mendongkrak popularitas mereka. Para fans akhirnya bisa bernyanyi bersama saat konser.

Berita paling baru menyebutkan bahwa Scared of Bums mendapat kehormatan masuk sebagai salah satu band pengisi album kompilasi LA Lights Indiefest 2007 yang dijadwalkan rilis pada awal/pertengahan 2008. Oleh majalah Trax serta salah satu jurnalis senior Rolling Stone, Scared of Bums, puja-puji ramai ditebarkan setelah menonton penampilan mereka di panggung.

Today Bali. Tomorrow Indonesia. Hell yeah.

—————————————————-

ARTIST DETAILS Nama: SCARED OF BUMS Tanggal/Tahun Berdiri : Mei 2003 Genre: Metal Melodic Core

Personnel:
1. Boker (vokal, gitar pendamping)
2. Arik (bas)
3. Poglaq (gitar utama)
4. Nova (drum)

CONTACT
Manager/Contact Person: Muzz
Tel.: -
Ponsel.: 081916343661
Fax: -
E-mail: balirockabillyriot@yahoo.com
Address: Jl. Kembang Matahari no. 16, Denpasar 80235 - Bali

DISKOGRAFI
1. Scared of Bums
Produser: Donnie & Scared of Bums
Label: Studio V
Rilis: 2007

ADDITIONAL INFO
Influenced by: NOFX, Sum 41, Metallica

Gigs Terbaik:
1. Negara Rock City, Negara, Bali, 2005
2. Tinker Bell II, Denpasar, Bali, 2006
3. Granat, Denpasar, Bali, 2007
4. LA Lights Indie Fest, Surabaya, 2007

Band Underground Bali

18.58 2 Comments

Atmosfir musik underground di Bali boleh dibilang telah mencapai tingkat ruang tak hampa lagi.

Banyak band Underground Bali yang namanya bermunculan bahkan sampai ke tingkat nasional dan bahkan sampai ke mancanegara. Salah satu Band yang telah tercantum namanya di hati banyak orang yaitu SUperman is Dead (SID), jangan pernah meremehkan band dari Bali yang satu ini. jadwal konser Band ini tidak hanya tercatat dalam ruang lingkup nasional saja bahkan jadwal konser mereka sudah di kalangan mancanegara. Paradigma yang mengatakan menjadi band bali sangat sulit berkembang, dan anak Band hanya identik dengan mabuk-mabukan, pergaulan bebas dan hal-hal negatif lannya ternyata salah besar. SID telah berhasil membuktikannya.

Masyarakat pecinta musik di Bali akhirnya telah mengerti bahwa kualitas Musisi indie dan Underground di Bali telah menyajikan musik yang sangat layak untuk di nikmati. Ini terbukti dengan ramainya setiap acara-acara konser musik di Bali yang menyajikan artis Band Local.

Navicula, Criminal Ashole, Scared of Bums, Discotion Phill, Painful by Kisses, The Ceer's, The Disland, dan lain-lain adalah beberapa band yang sering meramaikan konser Musik di Bali. Dan kuantitas acara-acara konser di bali terbilang sangat sering diadakan. Jadi berbanggalah dengan para musisi Bali kita yang kreatif.

Para bapak-bapak petinggi di Bali seharusnya sudah mulai melirik akan aset para anak-anak muda kreatif ini. Karena realita yang ada sekarang teman-teman kita yang ingin mengadakan acara terbentur dengan sedikitnya lahan yang bisa digunakan untuk mengadakan acara. Sayang sekali ide-ide kreatif anak-anak muda menjadi tersumbat.

POkoke Hidup dan maju terus Musisi Underground Bali.....

Kampanye Calon Legislatif di Bali

17.25 0 Comments

Coba kalau anda jalan-jalan di Denpasar atau beberapa daerah di Pulau Bali, anda akan menemukan berjubel-jubel foto orang-orang yang tak dikenal di pinggiran jalan. Malah foto mereka itu di pasang dengan segede mungkin. Kalah kali layangan di Bali yang terkenal gede itu lhooo..

Tak lain gambar-gambar itu adalah foto dari calon legislatif dari daerah Bali...

Coba aja perhatikan gambar-gambar tersebut. Ada yang pekai kacamata hitam ala mafia dengan tampang yang sangar, ada yang sembrawutan rambutnya belum keramas kali ya... he. he. , ada lagi nih... style PUNK.. waduh ada yang nyasar nihhh... mungkin abis pogo di konser punk trus di foto jadi calon anggota DPR. he.. he..

Kalo boleh saya opini ni ya.. kok kampanye ini seperti kampanye anggota pemilihan Ketua Preman Sebali.. gambar-gambar calonnya pada pasang tampang sangar.. dak semua sih.. tapi yang banyak fotonya malah yang tampang sangar-sangar, yang tampang baik dikit..

But,, What ever lah.. itu emang siklus politik yang harus kita lalui.. Semuanya juga masih belajar, termasuk kita yang milih juga masih belajar. Mudah-mudahan nanti pada saat pemilihan bisa berjalan dengan baik, dan orang yang terpilih betul-betul bisa membawa aspirasi rakyat bali.

Cheeerrrrssss.....